Sejarah

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung berdiri pada tanggal 11 Muharrom 1403 H/ 01 Nopember 1982 M didirikan oleh Muhammadiyah Cabang Tembarak di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak di lereng Gunung Sumbing dengan ketinggian 600 mdpl, 8 Km arah selatan kota Temanggung, Jawa Tengah.
Awal mula berdirinya Pondok Pesantren, berasal dari muwaqif Bapak Rusnanto (Jakarta) dengan luas tanah 600 M2 yang sudah berupa bangunan rumah, hanya saja bangunan tersebut belum layak huni, karena pembangunan baru mencapai 60%, yang terletak di sebelah kiri jalan dari arah Temanggung. Pada awalnyawaqaf bangunan tersebut diserahkan Muhammadiyah Ranting Purwodadi. Karna Muhammadiyah Ranting Purwodadi tidak mampu menerima amanah berupa “lembaga Pondok Pesantren” dengan jenjang pendidikan 6 tahun, akhirnya diserahkan kepada Muhammadiyah Cabang Tembarak.
Alasan Muhammadiyah Cabang Tembarak mendirikan lembaga pendidikan Pondok Pesantren Modern ini, karena melihat mulai berkurangnya generasi yang Tafaqquh fiddin, khususnya pada generasi Muhammadiyah di cabang Tembarak. Dalam waktu bersamaan para ulama’ Muhammadiyah khususnya dan ulama sekitar yang menguasai ilmu alat dan kitab kuning amat langka. Karenanya Muhammadiyah Cabang Tembarak, berharap “AL-MU’MIN“ menjadi ”KAWAH CANDRADIMUKA” Islam di Kecamatan Tembarak pada waktu itu sebagaimana yang pernah diungkapkan Camat Tembarak, Muhammad Purwanto dalam sambutan Khutbah Ta’aruf didepan wali santri baru pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Sejak awal berdirinya Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan kurikulum terpadu (Integrated Curiculum), yakni memadukan kurikulum Pesantren dengan kurikulum Departemen Agama dan Departemen Pendidikan Nasional.
Melihat perkembangan lulusan santri Madrasah Tsanawiyah, nampaknya dapat diandalkan sebagai calon kader dan tuntutan masyarakat, maka pada tanggal 17 Juli 1986 dilanjutkan dengan membangun Unit Pendidikan Madrasah Aliyah dengan jurusan IPS (A3) periode selanjutnya beralih menjadi jurusan BIOLOGI (A2). Tahun 2004 dibagi menjadi dua jurusan yaitu IPA dan Bahasa yang berkonsentrasi pada Bahasa Arab. Diharapkan lulusannya dapat melanjutkan ketingkat perguruan tinggi yang lebih leluasa pada pilihan santri itu sendiri.
Alhamdulillah dengan ridho Allah SWT., Pondok Pesantren telah dilengkapi dengan beberapa ketrampilan antara lain; Tata Busana, Tata Boga, Perbengkelan, Teknologi Informasi dan sablon dan Laboratorium biologi, kimia serta komputer.
Menanggapi program pemerintah dalam hal life skill maka pada minggu pertama pada bulan September tahun 2004, Pondok Pesantren Al-Mu’min mendapat kepercayaan dari Diknas Wilayah dan masyarakat luas untuk mendirikan Sekolah Kejuruan dengan jurusan Grafika.
Untuk mengimbangi program Pemerintah tahun 2012 “Rakyat Sehat”, pada tanggal 01 Muharom 1429 H / 10 Januari 2008 M didirikan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang diresmikan oleh Mentri Kesehatan, Fadhilah Supari dan Pimpinan Muhammadiyah Pusat KH. Dien Syamsudin di Pondok Sangkal Putung Klaten. Poskestren Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak, diresmikan pada tanggal 24 Juni 2008 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, bersamaan dengan pengajian selapanan Aisyiah Kamis Pon di Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak.
Dengan bantuan Bidan Desa Purwodadi Ibu Ari Krismiyati, Amd.,Keb dan Laelatul Hasanah, Amd.,Keb. Dengan adanya Poskestren, maka kesehatan santri terjaga. Bahkan jumlah pasien semakin meningkat sehingga ada keinginan pengunjung/pasien untuk membuka pelayanan pemeriksaan setiap hari kerja, maka pada tanggal 12 Syawwal 1430H /01 Oktober 2009M, Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak menyambut baik tawaran kerjasama dari RS PKU Muhammadiyah Temanggung untuk menerjunkan dokter dan perawat sehingga harapan pelayanan pemeriksaan dapat terlaksana setiap hari. Wujud  itu dimulai dengan  penandatangananMoU sekaligus peresmian Poskestren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak menjadi salah satu satelit RS. PKU Muhammadiyah Temanggung.
Sebagai sebuah pesantren, Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung menerapkan sistem asrama (Boarding School). Sistem ini berfungsi sebagai pembentukan jiwa santri. Dengan bimbingan dan pengawasan Ustadz/Ustadzah, santri diarahkan untuk mengaplikasikan ilmunya dalam keseharian mereka. Sistem ini dilengkapi dengan perangkat dan peraturan pondok yang diamanatkan kepada bagian Tata Tertib dan Perizinan sebagai pedoman untuk mengatur, mengawasi, mengarahkan dan memberi sangsi bagi santri yang melanggar.
Asrama diharapkan menjadi Laboratorium Rohani, dimana kehidupan para santri pada setiap saat didalamnya tak terlepas dari pengawasan dan pembinaan atau tarbiyah bukan hanya sekedar mencari ilmu dunia semata, tetapi dilandasi dengan Aqidah Salimah, Ilmu Nafi’ah dan Amal Sholihah yang sesuai dengan ajaran Rosul-Nya.